Selain bibit F1, bahan-bahan dan alat-alat lain untuk membuat perbanyakan bibit menjadi F2 yang saya pakai adalah sebagai berikut :
1. Serbuk gergaji, sekalian saja beli 1 karung meskipun keperluannya sebenarnya tdk sebanyak itu. harganya juga cukup murah, hanya Rp. 2.000/karung (± 20 kg).
2. Biji jagung, 1 kg
3. Bekatul, 1.5 kg
4. Botol bekas, untuk tempat media bibit F2, 40 botol
5. Kapas
6. Bunsen/kompor spiritus, ini saya buat sendiri dari botol bekas saos
7. Jarum stanless, dipakai untuk menginokulasikan bibit F1 kedalam media F2
8. Alat sterilisasi, saya pakai dandang/panci yang ada biar irit
9. Ruang inokulasi, kebetulan ada aquarium bekas. Jadi tinggal dibersihkan dan termanfaatkan lagi untuk mencoba usaha jamur ini
Perbandingan media bibit F2 yang dipakai adalah, Serbuk gergaji : Bekatul : Biji jagung = 6:2:1. Detail bahan dan biayanya adalah sebagai berikut :
1. Serbuk gergaji = 3.33 kg = Rp. 450
2. Bekatul/dedak = 1.11 kg = Rp. 1.666,67
3. Biji jagung = 0.56 kg = Rp. 2.500
4. Botol, 40 buah = Rp. 10.000
5. Lain2, kapas, tali rafia dan bahan bakar = Rp. 2.500
Total = Rp. 17.166,67 ~ Rp. 18.000
Ternyata biayanya tidak mahal bahkan sangat murah sekali, hanya Rp. 18.000 ditambah dengan harga bibit F1, Rp. 7.000. Totalnya (dibulatkan), hanya Rp. 25.000 sudah bisa membuat bibit F2 sebanyak 40 botol.
Rasanya cukup ini dulu sharing saya dan tentang bagaimana proses pembuatan bibit F2, akan saya posting dalam kesempatan berikutnya. Bilamana ada saran atau masukan dari rekan-rekan, silahkan ditulis saja jangan sungkan dan malu-malu....hehehe
Good Article...
ReplyDeleteRokok Herbal SIN